Berwisata ke Sunda Kelapa, Pelabuhan yang Penuh Nilai Sejarah

Tak hanya di Jawa Barat, kota Jakarta juga mempunyai beberapa wisata sejarah yang patut dikunjungi.

Salah satu tempat wisata tersebut adalah Pelabuhan Sunda Kelapa.

Pelabuhan yang sudah ada sejak tahun 1500-an lalu ini dulunya merupakan pusat perdagangan di Asia, khususnya Indonesia.

Sejumlah pedagang asing sering berdatangan ke pelabuhan ini, mulai dari pedagang asal Tiongkok, Jepang, India Selatan, hingga beberapa negara Timur Tengah.

Kini, pelabuhan tersebut telah beralih fungsi sebagai salah satu objek wisata yang patut dikunjungi kala di Jakarta.

Hal ini bisa dibuktikan dengan banyaknya wisatawan yang berdatangan, mulai dari wisatawan lokal hingga mancanegara.

Sejumlah Aktivitas Wisata yang Dapat Dilakukan

Di sini, kita bisa melakukan sejumlah kegiatan wisata, salah satunya adalah berkeliling pelabuhan dengan menggunakan sampan.

Sampan-sampan tersebut merupakan sampan-sampan milik nelayan yang disewakan untuk para wisatawan.

Kegiatan lainnya yang bisa kita lakukan saat berada di Sunda Kelapa adalah melihat beberapa koleksi kapal kayu di sekitar tempat wisata ini.

Kapal-kapal tersebut merupakan kapal dagang yang dimiliki oleh sejumlah saudagar yang membawa barang dagangan.

Salah satu kapal kayu yang ada di sini adalah sebuah kapal pinisi yang didesain dengan campuran gaya Madura.

Jika ingin menaiki kapal ini, maka wisatawan harus meminta izin dari pemilik kapal kayu pinisi tersebut.

Selain melihat kapal-kapal kayu, wisatawan juga melihat beberapa aktivitas yang lazim dilakukan di sini.

Salah satu aktivitas tersebut adalah aktivitas bongkar muat barang yang dilakukan oleh beberapa pekerja.

Kegiatan bongkar muat barang tersebut masih dilakukan dengan cara yang amat tradisional, yakni dengan cara dipanggul.

Aktivitas terakhir yang bisa dilakukan di sini adalah menyaksikan indahnya pemandangan matahari terbenam (sunset).

Di sini, kita selaku wisatawan akan melihat nuansa matahari terbenam yang berbeda dengan pemandangan matahari terbenam yang biasa.

Di sini, kita bisa melihat siluet-siluet berbagai kapal yang terbias cahaya senja dan dapat dilihat I sekitar dermaga.

Beberapa siluet para pekerja kapal pun bisa kita lihat saat sunset tiba di pelabuhan ini.

Akses Menuju Tempat Wisata

Jika hendak menuju tempat wisata ini, maka kita mesti melakukan perjalanan menuju ke Jakarta Utara, tepatnya ke arah tempat wisata Kota Tua.

Setelah sampai di Kota Tua, perjalanan pun dilanjutkan ke Pelabuhan Sunda Kelapa yang jaraknya sekitar 4,5 km dari tempat wisata Kota Tua.

Disarankan bagi wisatawan untuk ke Pelabuhan Sunda Kelapa dengan berjalan kaki dari Kota Tua.

Selain tak terlalu jauh, tiket masuknya pun akan menjadi lebih murah, di mana wisatawan yang berjalan kaki di sini hanya dikenakan biaya masuk sebesar Rp 2.500.

Selama berada di tempat wisata ini, wisatawan diperkenankan untuk berjalan-jalan sembari memotret di sekitar tempat wisata tersebut.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *