Perkebunan Teh Malabar – Kebun Teh Warisan Bosscha

Kota Bandung selalu menyajikan wisata perkebunannya. Sudah banyak wisata berbentuk kebun atau pertanian yang ada di sekitaran kota berjuluk Paris van Java ini. Salah satu wisata perkebunan tersebut adlaah Perkebunan Teh Malabar yang berada di wilayah Pangalengan.

Perkebunan Teh Malabar sendiri adalah sebuah wisata perkebunan yang menjadikan teh sebagai komoditas di perkebunannya. Perkebunan ini letaknya berdekatan dengan gedung Boscha. Setelah ditelusuri, kebun teh tersebut ternyata didirikan oleh K. A. R. Bosscha , yang nama belakangnya dijadikan nama gedung Bosscha.

.Panorama Kebun Teh Malabar

sumber: infobdg.com

Ketika sampai di tempat wisata ini, kita akan disuguhkan hijaunya daun-daun teh yang terlihat di hampir tiap sudut perkebunan. Perkebunan seluas 2022 hektar ini memang dikenal sebagai tempat pengkspor teh di Bandung. Hal ini terbukti dengan tingkat ekspornya yang mencapai 90 persen.

Di sini, kita bisa menyusuri setapak jalan yang ada di dekat pohon-pohon teh yang mungil tersebut. Jika kita melangkah lebih jauh, maka kita akan sampai di sebuah area yang mirip dengan hutan dan mengandung banyak pohoon di dalamnya. Setelah diusut, ternyata pohon-pohon tersebut adalah pohon teh yang tak pernah dipanen-panen daunnya.

sumber: travel.kompas.ccom

Area yang berisi pepohonan teh yang tinggi tersebut mulanya adalah salah satu penghasil bibit teh. Namun, karena satu dan lain hal, tempat tersebut pun sudah tidak dijadikan sebagai “pabrik” penghasil teh.

Kini, area berisi pohon-pohon teh tinggi menjulang itu telah menajdi salah satu objek wisata favorit di perkebunan ini. Area ini biasa dijadikan sebagai tempat piknik, terutama bagi mereka yang sudah berkeluarga atau sudah punya pasangan.

Selain memandangi kebun teh dan piknik, kita juga bisa melakukan kegiatan wisata lainnya di perkebunan teh yang sudah berusia lebih 200 tahun itu. Bagi yang suka bersepda, maka bersepeda di sekitar perkebunan ini adalah hal yang patut dilakukan. Dengan menggunakan sepeda gunung yang disewa, kita bisa bersepeda mengelilingi area erkebunan teh yang kehijauan dan berbentuk undakan bukit, serta trek yang menantang lagi mengasyikkan.

Jika ingin belajar lebih dalam soal pengolahan teh, kita juga bisa melakukannya di perkebunan ini. Sebab, di perkebunan ini terdapat sebuah laboratorium yang meneliti soal teh. Jadi, kita bisa mendapatkan banyak informasi dan ilmu baru soal teh dan pengolahannya.

Peristirahatan Terakhir Boscha

sumber: travel.detik.com

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bahwa perkebunan ini didirikan oleh Bosscha yang merupakan pendiri gedung Bosscha yang terkenal akan teropongnya itu. Selain pendiri gedung Bosscha, pria asal Belanda itu juga merupaakn salah satu pendiri Institut Teknologi Bandung (ITB).

Selama hidupnya, beliau nyaris tak pernah beranjak dari area perkebunan ini. Bahkan, temnpat persitirahatan terakhirnya sendiri letaknya persis di tengah perkebunan teh Malabar. Letak persis pemakaman Bosscha sendiri adalah di antara mess Bosscha dan juga Gunung Nini, tempat pria asal Belanda itu mengalami kecelakaan sebelum kematiannya.

Referensi:

direktori-wisata.com

travel.kompas.com

wisatabdg.com

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *