Peringatan 1 Muharram di Bogor dengan Festival Dongdang

Bogor merupakan salah satu Kota yang berada di provinsi Jawa Barat.

Kota yang memiliki julukan Kota hujan ini memiliki suasana kota yang sejuk dan juga panorama alam yang indah.

Adat istiadat dari Kota Bogor juga tergolong unik dan lain dari kota-kota yang lain.

Di Bogor juga terdapat beberapa festival yang menyita perhatian masyarakat Indonesia.

Salah satu festival tersebut bernama Festival Dongdang. Festival Dongdang merupakan sebuah festival yang diadakan satu tahun sekali oleh Pemerintah Kota Bogor beserta warganya.

Festival ini diadakan dengan tujuan untuk memperingati 1 Muharram di Bogor.

1 Muharram yang juga merupakan hari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini digunakan warga Kota Bogor sebagai ajang menunjukkan kreativitas.

Pemerintah Kota Bogor mengadakan festival ini dengan harapan agar Festival Dongdang ini dapat menjadi salah satu Ikon Wisata Baru Kota Bogor.

Dengan adanya ikon wisata baru, diharapkan Kota Bogor dapat di lirik lebih tajam lagi oleh wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara.

Istilah Dongdang

Festival Dongdang yang menjadi festival tahunan kota Bogor akhir-akhir ini menyedot perhatian masyarakat.

Istilah Dongdang sendiri merupakan sebuah kata yang berasal dari bahasa setempat.

Dongdang jika diartikan dalam Bahasa Indonesia maka memiliki arti “Tempat Hantaran”.

Dongdang sendiri oleh warga Kota Bogor dijadikan sebagai tempat membawa makanan atau tempat membawa hantaran ketika ada acara istimewa maupun acara hajatan di Kota Bogor.

Namun jangan salah, festival dongdang bukan menampilkan tempat-tempat hantaran, melainkan sebuah festival yang menampilkan miniature bangunan, rumah tradisional maupun masjid.

Miniatur-miniatur tersebut dibuat oleh warga Kota Bogor, dan sekaligus di lombakan dalam rangkaian acara Festival Dongdang.

Miniature yang dibuat oleh warga tersebut di buat dan di hias sedemikian rupa sehingga akan menarik para pengunjung yang datang menyaksikan dan juga menarik perhatian juri yang menilai lomba dongdang tersebut.

Diikuti oleh ratusan bahkan ribuan peserta

Menjadi salah satu festival wajib tahunan, maka festival Dongdang ini merupakan salah satu festival yang di tunggu-tunggu warga Kota Bogor.

Seluruh desa, kecamatan, dan kabupaten Kota Bogor antusias mengikuti festival tersebut.

Masing-masing desa atau kecamatan menyiapkan Dongdang mereka sendiri.

Dongdang yang dibuat dapat berbentuk Rumah Adat, miniature kantor atau bangunan, dan tentunya miniature masjid.

Namun dikarenakan festival ini merupakan sebuah festival yang diadakan untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, maka kebanyakan peserta membuat miniature masjid.

Tak tanggung-tanggung, miniature yang dibuat oleh warga Kota Bandung bukan hanya berjumlah puluhan saja.

miniature yang dibuat bisa mencapai ratusan bahkan ribuan. Seperti Festival Dongdang yang diadakan pada tahun 2010, Dongdang yang dibuat oleh warga mencapai 1000 buah Dongdang.

Bahkan festival Dongdang pada tahun 2010 masuk dalam catatan Rekor MURI.

Dongdang Cantik dan Unik Berhiaskan Makanan dan Hasil Bumi

Dongdang yang dibuat oleh warga Kota Bogor dalam mengikuti Festival Dongdang, semata-mata bukan hanya untuk dibuat sebagai tontonan saja.

namun Ribuan Dongdang tersebut dibuat oleh warga untuk diikutkan Lomba.

Karena salah satu rangkaian acara dalam festival ini adalah acara Lomba Dongdang yang akan diumumkan di akhir acara.

Oleh karena itu, setiap peserta yang mengikuti lomba tersebut akan menghias Dongdang mereka dengan unik dan juga indah di pandang mata.

Dalam Dongdang yang dibuat warga tersebut, didalamnya terisi berbagai macam makanan tradisional, buah-buahan dan juga sayur mayor yang merupakan hasil bumi warga Kota Bogor.

Makanan-makanan tersebut pada akhir acara akan dijadikan hidangan makan bersama seluruh peserta Festival Dongdang.

Sekaligus menjadi puncak acara Festival.

Pawai Keliling Kota Dengan Mengusung Dongdang

Untuk menambah kemeriahan acara Festival Dongdang Kota Bogor, maka dalam acara tersebut juga diadakan sesi pawai.

Sesi pawai tersebut dilakukan dengan cara arak-arakan di jalanan dengan mengusung Dongdang yang telah dibuat warga Bogor.

Pengusung Dongdang juga merupakan anggota team dari masing-masing Dongdang yang dibuat.

Dalam pawai tersebut, seluruh warga akan melihat ragam kreasi Dongdang yang telah dibuat peserta.

Sehingga seluruh pengunjung ataupun warga dapat menilai Dongdang mana yang memiliki bentuk unik, menarik dan lain daripada yang lain.

Selain itu kegiatan pawai ini dapat menarik minat warga dalam mengikuti Festival Dongdang di tahun-tahun selanjutnya.

Dalam pawai tersebut selain Dongdang yang diusung terdapat juga alunan musik rebana, dan juga musik marawis ketika pawai berlangsung.

Pelantun musik marawis tersebut juga merupakan anggota team dari masing-masing dongdang yang telah dibuat.

Dengan demikian acara Festival Dongdang akan semakin meriah.

Kostum yang unik dan juga menarik

Festival Dongdang yang merupakan sebuah acara perlombaan kreasi Dongdang di Kota Bogor bukan hanya saja menampilkan berbagai macam Dongdang yang unik.

Acara ini tak lepas dari seluruh peserta yang telah membuat dongdang-dongdang tersebut menjadi tampil beda.

Selain membuat dongdang tampil beda, acara ini juga menampilkan para peserta pengusung dongdang maupun pengiring dongdang yang memakai berbagai kostum unik.

Di karenakan merupakan salah satu acara dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, maka kostum yang dipakai oleh kebanyakan peserta adalah pakaian muslim atau pakaian muslimah.

Para peserta tersebut mengenakan pakaian yang kompak dengan tujuan untuk menghibur masyarakat yang datang dan juga dengan tujuan menunjukkan kekompakan dari kelompok peserta tersebut.

Karena tujuan utama dari peserta Dongdang ini salah satunya adalah untuk memenangkan perlombaan Dongdang yang merupakan inti acara dari festival Dongdang.

Dibagi Dalam Dua Kelompok Peserta

Festival Dongdang yang di ikuti oleh warga Kota Bogor menjadi salah satu ajang menampilkan kreativitas yang dimiliki warga Kota Bogor.

Festival ini menampilkan berbagai miniatur bangunan unik yang dihiasi dengan berbagai macam makanan tradisional dan juga hasil bumi warga Kota Bogor.

Dalam festival ini panitia acara membagi peserta dalam dua kategori kelompok yang berbeda.

Kelompok pertama terdiri dari Organisasi Pemerintah Daerah, sedangkan kelompok kedua terdiri dari masyarakat Kota Bogor.

Juri yang melakukan penilaian dalam acara ini juga terdiri dari orang-orang yang berasal dari beberapa Universitas terkenal di Jawa Barat.

Penilaian dari Festival Dongdang ini bukan hanya dari segi penampilan Dongdang saja, melainkan aspek-aspek lain seperti kekompakan juga ikut dinilai dalam festival tersebut.

Acara ini juga memiliki manfaat positif lain seperti meningkatkan kekompakan warga dan juga dapat menunjukkan kebersamaan warga Kota Bogor.

Beberapa hal diatas merupakan beberapa fakta menarik terkait Festival Dongdang yang di selenggarakan di Kota Bogor.

Festival yang diharapkan dapat menjadi ikon wisata baru Kota Bogor ini masih memiliki banyak keunikan lainnya.

Selain menampilkan berbagai sesi acara yang menghibur dan menyenangkan, acara ini juga dapat dijadikan sebagai wujud cinta warga Kota Bogor, khususnya warga muslim, terhadap Nabi Muhammad SAW.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *