Berwisata Geologi di Museum Geologi Bandung

sumberr: katalogwisata.com

Kota Bandung mempunyai sejumlah tempat wisata yang berasal dari sebuah gedung bersejarah. Salah satu tempat wisata tersebut adalah Museum Geologi. Museum yang dibangun pada sekitar abad ke-18 ini mulanya merupakan sebuah gedung yang dipakai untuk kegiatan penyelidikan tentang pertambangan dan geologi di Indonesia. Adapun pengelola gedung yang mulanya benama Geologisch Laboratorium sendiri adalah pihak pemerintah Belanda yang saat itu masih menjajah Indonesia.

Sempat berganti nama di masa penjajahan Jepang dan agresi militer, akhirnya museum ini pun berganti nama menjadi Museum Geologi dan dikelola oleh Badan Geologi yang berada di bawah naungan kementerian ESDM.

Terdiri Tiga Bagian di Tiap Ruangnya

Lantai pertama museum ini sendiri terbagi atas tiga ruangan utama, di mana ruangan-ruangan tersebut antara lain: Ruang Orientasi, Ruang Sayap Barat, dan juga Ruang Sayap Timur. Ruang Orientasi merupakan ruangan yang ada di bagian tengah Museum Geologi. Ruangan ini berisi peta geografi Indonesia, bilik pelayanan informasi museum, dan juga bilik pelayanan pendidikan dan penelitian.

sumber: touristama.com

Sementara itu, Ruang Sayap Barat atau yang popular disebut Ruang Geologi Indonesia mempunyai sejumlah bilik yang menyediakan berbagai informasi, baik itu tentang kejadian terbentuknya bumi dalam sistem tata surya, tatanan tektonik regional, keadaan geologi di Indonesia, serta berbagai fosil dan penggambaran sejarah manusia menurut teori Darwin.

Di tempat lain, Ruang Sayap Timur kita bias melihat sejarah pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup, mulai dari yang primitive hingga yang modern. Tak hanya itu, terdpat pula berbagai panel gambar yang berada di dinding ruangan dan berisi informasi tentang keadaan planet bumi yang sudah terbentuk sekitar beberapa miliyar tahun yang lalu.

sumber: jabar.tribunnews.com

 

Lantai dua musem ini juga terbagi menjadi tiga ruangan utama yang maasing-masing mempunyai isi dan kegunaannya masing-masing. Adapun ruang-ruang tersebut antara lain: Ruang Barat yang dipakai khusus untuk staf museum, serta Ruang Tengah dan Ruang Timur yang dipakai untuk pemeragaan hal-hal yang berhubungan dengan geologi.

Informasi Alamat dan Lainnya

Untuk bisa ke museum ini, wisatawan mesti datang ke Jalan Diponegoro nomor. 57, Bandung. Jika wisatawan tiba ke Bandung dari Bandara Husein Sastranegara, maka wisatawan hanya perlu menempuh perjalanan darat selama 25 menit saja.

Museum ini sendiri buka tiap hari Senin hingga Kamis jam 8 pagi hingga setengah empat sore, serta hari Sabtu dan Minggu jam 8 pagi hingga setengah dua siang.

Untuk harga tiket, museum yang berisi berbagai koleksi fosil ini mempunyai tariff tiket yang terbagi atas tiga jenis harga tiket, yakni nuntuk pelajar/mahasiswa, umu, dan asing/pelajar asing. Untuk pelajar dan mahasiswa lokal, Museum Geologi mematok tariff sebesar 2 ribu rupiah. Sementara itu, untuk kalangan umum dipatok tariff sebesar 3 ribu rupiah. Untuk pelajar dan turis asing, dipatok harga tiket sebesar 10 ribu rupiah.

Referensi:

https://www.tempatwisatamu.com/

One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *