Mal di Bandung yang Wajib Disambangi

Di kota besar seperti Bandung, mal bukan lagi suatu tempat yang asing.

Sama seperti mal di kota-kota besar lainnya, mal di Bandung juga sering dikunjungi oleh para wisatawan, baik lokal bahkan mancanegara.

Jumlah mal di Bandung sendiri tergolong banyak.

Beberapa di antaranya akan direkomendasikan pada artikel kali ini. Lantas, apa saja mal yang direkomendasikan tersebut? Berikut ulasannya!

Trans Studio Mall (TSM) Bandung

Mal satu ini cukup dikenal luas masyarakat.

Mal yang dulunya bernama Bandung Super Mall (BSM) mempunyai berbagai fasilitas yang lengkap di dalamnya.

Di dalam mal ini, pengunjung akan menjumpai berbagai toko busana, restoran, bioskop, hingga wahana permainan yang menarik.

Adapun salah satu wahana menarik yang patut dicoba di sini adalah wahana roller costernya yang cukup menegangkan jantung.

Mal ini sendiri beralamat di Jalan Gatot Subroto no. 289 Batununggal, Bandung.

Paris van Java (PVJ)

Sama seperti TSM, mal satu ini juga cukup dikenal luas oleh kalangan wisatawan.

Mal satu ini tergolong luas dan mempunyai konsep yang unik.

Tak seperti mal pada umumnya, mal satu ini mengusung konsep semi outdoor sebagai konsep utama mereka.

Hal ini bisa dilihat dari beberapa area di lantai satu yang dibubuhi apot penghijauan di dalamnya.

Lebih uniknya lagi, mal ini juga berisi punya taman berisi berbagai jenis kupu-kupu asli yang bisa dikunjungi dengan membayar tiket sebesar Rp 10.000.

Cihampelas Walk (Ciwalk)

Konsep mal satu ini juga hampir sama dengan PVJ, yakni semi outdoor.

Maka tak heran, jika di mal ini juga terdapat area penghijauan laiknya di PVJ.

Yang menjadi kelebihan mal ini tentu saja bukan hanya konsepnya.

Melainkan, penataan toko-tokonya yang begitu rapi.

Di sini, beberapa toko pakaian dan barang perbelanjaan lainnya diletakkan di bagian dalam mal.

Adapun bagian luar mal lebih banyak diisi oleh berbagai tempat makanan.

Jadi, jika pengunjung hendak makan, maka pengunjung tak perlu repot-repot masuk ke dalam mal.

Paskal 23

Rekomendasi mal di Bandung yang terakhir adalah Paskal 23 Di antara beberapa mal yang kami rekomendasikan di sini, mal satu ini tergolong sangat baru.

Betapa tidak, mal yang beralamat di Jalan Pasir Kaliki ini baru diresmikan setahun lalu, tepatnya pada April 2017.

Mal ini tergolong unik, karena setiap lobby di mal ini dinamai dengan nama-nama yang berasal dari bahasa Sunda.

Misalnya: lobby Hejo (hejo= hijau), atau lobby Cai (cai= air).

Tak hanya lobby-nya, seluruh bagian mal ini juga diberi sentuhan a la Sunda.

Hal ini bisa dilihat dari adanya ornamen bambu dan rotan yang menghiasi seluruh bagian mal yang beralamat di Jalan Pasir Kaliki ini.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *