Kebun Raya Bogor – Bukan Sekadar Tempat Wisata

Kota hujan Bogor memang selalu menyimpan potensi wisata yang patut dikunjungi oleh siapa pun, baik yang berada di Bogor dan sekitarnya, maupun dari luar wilayah Bogor dan sekitarnya. Taman Buah Mekar Sari salah satunya.

Salah satu taman buah terbesar Indonesia ini dikatakan menarik karena memajang koleksi bebuahan yang dikembangbiakkan di taman ini. Selain itu, taman buah ini juga mempunyai sejumlah wahana yang patut dijajal oleh wisatawan.

Kota Bogor tak hanya mempunyai Taman Buah Mekar Sari saja. Masih ada satu tempat wisata lain yang patut untuk dikunjungi, yaitu Kebun Raya Bogor.

Kebun Raya Bogor memang sudah tak asing lagi di telinga wisatawan pada umumnya. Hal ini dikarenakan objek wisata yang sudah dibangun sejak abad ke-19 ini memang mempunyai sejumlah area wisata yang dapat memberi kenyaman bagi para wisatawan.

Danau Gunting, Danau Buatan di Kebun Raya Bogor

sumber: wartainfo-com

Salah satu area menarik di Kebun Raya Bogor yang wajib dikunjungi adalah Danau Gunting. Area ini sendiri tergolong mudah diakses, karena letaknya yang amat dekat dengan pintu utama Kebun Raya Bogor.

Di area danau buatan ini, wisatawan bisa menikmati sejuknya udara di Kebun Raya Bogor sembari memandangi teratai yang bertumbuh di atas permukaan danau buatan ini.

Terdapat sebuah prasasti yang tak jauh dari danau buatan ini. Prasasti tersebut merupakan prasasti yang dibuat untuk menghormati Georg Karl Reinwardt, sang pendiri Kebun Raya Bogor.

Bukan Sekadar Tempat Wisata

Meskipun dijadikan sebagai tempat wisata, nyatanya Kebun Raya Bogor ini punya fungsi lain yang lebih dari sekadar destinasi liburan para wisatwan.

Kebun Raya Bogor difungsikan juga sebagai tempat konservasi dan penelitian berbagai jenis tumbuhan. Hal ini dibuktikan dengan adanya beberapa laboratorium di kebun raya ini.

Laboratorium Treub adalah salah satunya. Meski dibangun pada abda ke-19 yang lalu, laobratorium ini tetap dipakai dan dijadikan salah satu laboratorium penelitian botani di kebun raya ini.

sumber: yukpiknik-com

Menurut catatan sejarah, di laboratorium ini pernah diadakan fitokimia atau penelitian zat kimia pada tumbuhan. Penelitian fitokimia di Laboratorium Treub saat itu merupakan penelitian fitokimia pertama di Indonesia.

Saat ini, laboratorium yang didirikan oleh Mechior Treub ini difungsikan sebagai pusat penelitian ex-situ. Laboratorium ini terbagi lagi menjadi beberapa laboratorium, di antaranya: laboratorium molekuler; laboratorium morfologi, anatomi, dan situlogi; laboratorium konsevasi biji; dan laboratorium ekologi konservasi.

Tak hanya laboratorium, Laboratorium Treub juga mempunyai beberapa fasilitas penunjang, yaitu paranet dan rumah kaca. Kerdua fasilitas ini merupakan fasilitas yang dipakai untuk memperbanyak dan memperkecambah berbagai jenis tumbuhan langka, hasil persilangan, tanaman mutan, ataupun tanaman hasil domestikasi dari para peneliti lainnya.

3 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *