Kebun Raya Bogor

Mengunjungi Bogor tentu tidak afdhol rasanya jika tidak berwisata ke landmark kota ini, Kebun Raya Bogor. Di sini, kamu akan berwisata sambil belajar mengenai flora dari berbagai daerah di Indonesia hingga luar negeri. Kebun raya yang berlokasi di Jl. Ir. Haji Djuanda No.13, Paledang, Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat ini selalu ramai dikunjungi pengunjung, terutama pada hari sabtu dan minggu.

Untuk menjelajah area kaya tumbuhan ini, kamu perlu membayar tiket masuk terlebih dahulu sebesar Rp 15.000 untuk wisatawan domestik dan Rp 25.000 untuk wisatawan asing. Uang tiket kamu sebesar Rp 1000 akan disumbangkan ke PMI. Jadi, setiap kamu masuk Kebun Raya Bogor, secara tidak langsung kamu juga bersedekah.

Nah, jika kamu tidak ingin berjalan kaki menyusuri kebun ini, kamu dapat memakai kendaraan roda 4 untuk berkeliling dengan membayar sebesar Rp 30.000. Penyewaan sepeda keliling juga tersedia di sini dengan harga Rp 5.000. Untuk biaya parkir kendaraan roda 2, dikenakan biaya Rp 5.000.

Setelah memasuki wilayah Kebun Raya Bogor, maka kunjungilah beberapa spot menarik di bawah ini. Check this out !

  1. Griya Anggrek Kebun Raya Bogor

Bagi kamu yang menyukai anggrek, maka bersiaplah untuk merasa bahagia saat mengunjungi Kebun Raya Bogor. Di sini, kamu dapat menjumpai sebuah area yang dipenuhi oleh berbagai jenis tanaman anggrek species maupun hybrid yang sedang bermekaran.
Tidak hanya melihat, kamu juga dapat membeliĀ  bibit tanaman anggrek maupun non anngrek yang disediakan.

  1. Museum Zoologi

Museum yang awalnya merupakan laboratorium zoologi ini dibangun atas prakarsa J.C. Koningsberger, seorang ahli botani berkebangsaan Jerman. Bangunan yang berdiri pada tahun 1894 ini memiliki koleksi berbagai hewan yang telah diawetkan maupun fosil hewan.
Koleksi fauna di sini terdiri dari mamalia, pisces, reptil, amfibia, aves, molusca, insect, dan invertebrata lainnya.

  1. Danau Gunting

Danau Gunting merupakan perbatasan antara Kebun Raya Bogor dan Istana Kepresidenan Bogor. Danau buatan ini merupakan habitat berbagai tanaman air. Serunya lagi, di tengah-tengah danau terdapat pulau kecil yang menjadi tempat bertenggernya burung.

Pada tahun 2015, danau ini diberikan bubuhan estetika yang memiliki kesan modern, misalnya pada taman di pinggir danau dan pembangunan 2 buah spot yang berfungsi untuk tempat mengabadikan gambar dan pengamatan terhadap burung yang berada di tengah kolam.

  1. Patung Lembu Nandi dan Arca Dewa Siwa

Bagi kamu yang tertarik dengan sejarah kerajaan Hindu di Indonesia, silahkan mengunjungi kedua arca ini. Patung Lembu Nandi dan Arca Dewa Siwa dulu ditemukan di sebuah kolam yang berada di daerah Ciapus, Kabupaten Bogor.

Ciapus diduga merupakan wilayah kekuasaan Kerjaan Hindu Pakuan Padjajaran pada masa lalu. Nah, Lembu Nandi, menurut kepercayaan penganut agama Hindu, merupakan kendaraan Dewa Siwa. Sangat menarik untuk ditelusuri, bukan?

  1. Monumen Lady Raffles

Jika kamu ingin terharu karena romantisme seorang suami kepada istrinya, maka sambangilah Monumen lady Raffles. Ya, tugu berwarna putih ini merupakan bukti cinta Raffles kepada mendiang sang istri, Lady Olivia Mariamne. Sang istri meninggal akibat terserang penyakit malaria. Nah, Monumen Lady Raffles dibangun di area ini karena sang istri sangat menyukai teduhnya Kebun Raya Bogor.

  1. Patung Tangan Tuhan

Di dekat halaman belakang istana kepresidenan Bogor, terdapat sebuah patung yang unik dan menarik perhatian. Patung The Hand of God ini berbentuk sebuah tangan yang di atasnya terdapat seorang pria menghadap ke langit. Patung ini dibuat oleh Milles, seorang pembuat patung asal Swedia. Ia terinspirasi dari Augeste Rodin, seorang seniman asal Perancis.

  1. Patung Little Mermaid

Objek yang berada di Kebun Raya Bogor ini merupakan replika patung Little Mermaid yang berada di Kopenhagen, Denmark. Patung aslinya merupakan karya seniman Denmark yang bernama Edward Eriksen. Replika ini diberikan oleh Denmark kepada Indonesia sebagai tanda persahabatan pada tahun 1958. Replika patung ini diletakkan di halaman belakang Istana Kepresidenan Bogor.

  1. Laboratorium Treub

Laboratorium yang berdiri pada tanggal 1 Desember 1884 ini merupakan sarana penelitian konservasi tumbuhan ex-situ. Laboratorium ini memiliki sejarah yang patut dikenang. Pasalnya, penelitian pertama mengenai fitokimia di Indonesia dikerjakan di sini.

Untuk lebih mudah menjelajahinya, Laboratorium Treub terdiri atas beberapa laboratorium lagi, yakni laboratorium molekuler, laboratorium anatomi-morfologi, laboratorium konservasi biji, laboratorium ekologi konservasi, paranet dan rumah kaca.

  1. Tugu Reinwardt

Tugu yang terletak di area Kolam Gunting ini merupakan wujud ungkapan terimakasih pada pendiri Kebun Raya Bogor, Caspar Georg Karl Reinwardt. Ia merupakan direktur pertama Kebun Raya Bogor. Selama 5 tahun menjabat, 900 tanaman telah menetap dengan anggun di Kebun Raya Bogor.

Tugu yang berlatarkan Istana Bogor ini memiliki bentuk yang indah dan tampak hijau karena di samping kiri dan kanannya terdapat tanaman Osmoxylon boerlagei, tanaman yang berasal dari Papua.

  1. Makam Belanda

Jika kamu menyusuri Kebun Raya Bogor dengan lebih jeli, kamu akan menemukan kompleks pemakaman Belanda. Di sini, terdapat 42 makam orang-orang Belanda yang memiliki peran penting untuk Hindia Belanda. Model pemakaman di sini mengikuti desain makam di Belanda pada masa lalu.

  1. Jembatan Pemutus Cinta

Jika kamu ingin berjalan menuju Taman Astrid, maka kamu akan melewati sebuah jembatan gantung berwarna merah. Jembatan ini berada di atas Kali Ciliwung. Sebenarnya, tidak ada sesuatu yang aneh atau spesial dari bentuk fisik jembatan ini. Namun, mitos yang dipercaya oleh masyarakat adalah jembatan ini dapat memutuskan jalinan cinta seseorang.

Jika pasangan kekasih melewati jembatan ini, apalagi mengabadikan momen bersama pasangannya, maka konon kabarnya mereka akan putus. Hal ini dipercaya oleh sebagian masyarakat, sedangkan sebagian lainnya tidak mempercayai mitos tersebut.

  1. Taman Astrid

Taman ini berbentuk sebuah lapangan hijau yang luas. Jika mengajak keluarga besar atau teman sekelas/sekantor, maka Taman Astrid sangat cocok menjadi tempat bersantai. Kamu dapat duduk dan bersantai di taman luas ini. Sekedar informasi, nama taman ini diambil dari nama seorang ratu Belgia yang cantik, Ratu Astrid. Ratu Astrid dan Raja Leopold III berbulan madu di Kebun Raya Bogor. Sungguh romantis, bukan?

  1. Jalan Astrid

Di sekitar Taman Astrid, terdapat jalan kembar yang dikelilingi bunga tasbih (Canna hibrida). Bunga-bunga di sini sangat indah karena memiliki berbagai warna warni, yakni merah, kuning, dan daunnya yang berwarna merah kehitaman.

  1. Kolam Astrid / Kolam Teratai Raksasa

Jika kamu ingin melihat teratai raksasa, maka pergilah ke kolam astrid. Di sini, terdapat teratai yang merupakan spesis Victoria amazonica. Tumbuhan yang berdiameter 3 meter ini berasal dari Amerika Selatan dan hidup di aliran Sungai Amazon. Kerennya lagi, daun teratai ini dapat menahan beban maksimal 10 kilogram. Sangat menarik, bukan?

  1. Kafe Dedaunan

Tidak lengkap rasanya jika berwisata ke Kebun Raya Bogor tanpa mencicipi kuliner yang ada di sini. Di dekat taman astrid, terdapat tempat makan bernama Kafe Dedaunan. Di sini, kamu dapat menikmati pemandangan Kebun Raya Bogor di atas ketinggian. Nah, kafe ini juga pernah didatangi Obama saat mengunjungi Kebun Raya Bogor pada Juni 2017 lalu. Keren kan?

Itulah tadi ulasan mengenai Kebun Raya Bogor. Kalau kamu ingin mengenal flora Indonesia sambil bersenang-senang, segera kunjungi Kebun Raya Bogor.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *