Keindahan Tersembunyi Pada Gua Buniayu, Sukabumi

Selain Curug Cikaso, Sukabumi juga menyimpan satu tempat wisata lainnya yang wajib dikunjungi. Adapun tempat wisata tersebut adalah Gua Buniayu. Gua ini pertama kali disusuri oleh para ahli gua di Indonesia bersama dengan para speolog dari Perancis pada tahun 1982 yang lalu.

Secara bahsa, gua Buni Ayu terdiri atas dua kata, yaitu “Buni” yang artinya sembunyi, dan “Ayu” yang artinya cantik. Jika disimpulkan secara sederhana, maka gabungan dua kata tersebut mempunyai arti “kecantikan yang tersembunyi.” Pemakaian kkedua kata tersebut memang sangat emencerminkan keindahan gua Buni Ayu yang cantik, namun sulit diketahui karena tersembunyi.

Fakta Seputar Gua Buniayu

sumber: buniayu.caving.wordpress-com

Meskipun bernama Buniayu, namun masyarakat di sekitar gua ini lebih mengenal gua tersebut dengan nama Gua Cipicung. Hal itu dikarenakan karena letak gua itu sendiri yang terletak di daerah Cipicung.

Sementara itu, para penjelajah justru mengenal gua ini sebagai Gua Siluman. Tak ada yang mengetahui secara pasti mengapa para penjelajah menamai gua tersebut dengan Gua Siluman.

Gua ini sendiri ternyata pernah dipakai sebagai lokasi syuting “Si Buta Dari Gua Hantu.” Mungkin hal ini bisa jadi sebab dibalik penamaan Gua Siluman yang disematkan oleh para penjelajah.

Adapun nama Buniayu sendiri disematkan oleh Perum Perhutani yang mengelola gua ini hingga sekarang.

Keindahan Tersembunyi Pada Gua Buniayu

sumber: takaitu-com

Gua seluas 10 hektar ini mempunyai beberapa daya tarik di dalamnya. Gua ini mempunyai stalakmit, stalaktik, garundam, dan beberapa ornamen lainnya yang berbentuk indah dan terbentuk secara alamiah.

Saat hendak memasuki gua ini, kita akan disambut oleh rindangnya pepohonan yang tumbuh di gua ini.

Gua ini sendiri terdiri atsa tiga zona, yaitu: zona terang; senja; dan gelap abadai. Di zona terang, kita akan melihat berbagai ornamen gua yang bentuknya indah dan beragam.

Di zona senja, kita akan mendapati area gua yang mulai kekurangan cahaya dari luar. Di zona terakhir atau zona gelap abadi, kita harus mulai menyalakan senter atau headcamp yang kita bawa. Sebab, area ini adalah area Buni Ayu yang paling gelap dan minim cahaya.

Keindahan gua ini tak hanya stalakmitnya saja. Beberapa batuan sedieman juga terdpaat di gua ini.

Sedimen-sedimen tersebut berasal dari zona tergelap gua dan bentuknya persis koral yang ada di lautan.Terdapat pula sumur berair asin di zona ini. Sumur tersebut diperkirakan mempunyai kedalaman sebesar 500 meter.

sumber: raun-round.wordpress-com

Akomodasi Sekitar Gua

Selama menyusuri keindahan Gua Buniayu, kita akan mendapat sejumlah akomodasi yang dibutuhkan. Mulai dari penginapan, makanan, hingga juga wahana mancakrida (outbound). Jadi, kita tak perlu khawatir soal tempat kita nanti menginap, makan, dan bersenang-senang setelah menyusuri gua.

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *