Bandoengsche Melk Centrale (BMC), Pusat Susu yang Kini Menjadi Kafe

Sumber: id.openrice.com

Jika wisatawan ingin berwisata sejarah sekaligus kuliner di Bandung, maka Bandoensche Melk Centrale (BMC) adalah tempat yang patut dikunjungi. Dikatakan bersejarah karena tempat wisata ini ternyata sudah ada sejak tahun 1928 yang lampau. Dikatakan sebagai tempat wisata kuliner karena tempat wisata ini merupakan kedai yang menyajikan varian susu. Jadi, bisa disimpulkan bila BMC adalah sebuah kedai susu yang mengandung nilai historis karena sudah ada sejak 1928 yang lalu.

Sejarah

Sumber: food.detik.com

Menurut catatan sejarah, terbentuknya BMC disebabakan oleh kehadirang The Dutch Boers yang ingin mengembangkan bisnis mereka di bidang peternakan, khususnya dalam penjualan susu sapi. Maka BMC pun dibentuk sebagai pusat susu pertama di Bandung saat ituu.

Adapun susu-susu yang ada di BMC berasal dari hasil ternak yang kala itu memang meliimpah. Susu-susu yang didapatkan tersebut lalu kemudian disterilkan dan dijual kepada pelanggan, baik yang di Bandung atau di luar Bandung.

Pada tahun 1954, kepemilikan BMC berpindah ke perusahaan lokal Kerta Sari Mamin seiring merdekanya Indonesia saat itu. Kini, pusat susu yang menjadi kedai tersebut dikelola oleh PT. Agronesia sejak tahun 2002 lalu.

Tata Ruang

Sumber: destinasibandung.co.id

Dari segi tata ruang, kedai satu ini menggunakan arsitektur campuran gaya klasik dengan gaya modern. Di bagian depan kedai ini, terdapa sebuah cagar budaya yang didesain sedemikian rupa, sehingga terkesan nyaman dan juga berkelas.

Di ruangan utama kedai, terdapat beberapa sofa yang modis dan empuk saat diduduki. Terdapat hiburan khusus bagi para pengunjung kafe ini, yaitu live music yang menyuguhkan lagu pop dan jazz yang bernuansa tahun 1920-an.

Menu-Menu yang Disajikan

Sumber: jotravelguide.com

Di tempat wisata ini, kita bisa menikmati berbagai olahan makanan minuman, baik yang berbahan dasar susu maupun bukan. Adapun beberapa menu tersebut antara lain: susu murni, milkshake, yoghurt shake, yogurt cocktail, tiramisu, teh masala, kefir, jus, dan lain sebagainya. Beberapa menu makanan berat pun tersaji di sini, mulai dari sop buntut, gado-gado, nasi bakar, hingga nasi liwet.

Di antara semua menu tersebut, menu susu murni dan kefir menjadi rekomendasi untuk para pecinta susu. Kedua menu tersebut tentu beraasal dari susu sapi yang berasal dari berbagai peternakan yang ada di kota Bandung dan sekitarnya.

Semua harga makanan dan minuman tersebut dijual dengan harga terjangkau, mulai dari Rp. 5.000 hingga Rp. 50.000. Kedai ini bisa dikunjungi mulai dari pukul 8 pagi hingga 11 malam. Adapun alamat kedai ini adalah di Jalan Aceh no. 30 Bandung. Tak hanya di alamat tersebut, kedia ini juga membuka beberapa cabang, salah satunya di Paris van Java (PvJ) yang beralamat di jalan Sukajadi No. 137 -139 Bandung.

Referensi:

https://food.detik.com/info-kuliner/d-2922940/bandoengsche-melk-centrale-pusat-susu-masa-kolonial-yang-masih-populer

http://info.pikiran-rakyat.com/?q=direktori/kafe/kota-bandung/bmc-bandoengsche-melk-centrale

https://qubicle.id/story/the-classics-bandoengsche-melk-centrale

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *